WEBMINAR HOME SCHOOLING PAUD (part II), by Rumah Inspirasi (TENTANG IDE DASAR & GAGASAN)

Lanjutan dari PART I ..

Bagian II, kali ini membahas tentang bagaimana/kapan waktu yang baik utk mengajarkan hal-hal yang sersifat akademis misalanya calistung dan bahasa asing.

VI.  KAPAN MENGAJARKAN CALISTUNG

Untuk anak usia dini yang lebih pentinga adalah bukan langsung mengajarkan ‘skill’ nya tetapi lebih kepada persiapannya.

Ada 2 pandangan/ aliran pemikian,

  1. Menyarankan utk menunda, hingga anak siap, ditandai dengan kesiapan fisiknya (otaknya) di usia 7-8 th. Karena pada usia inilah, jarinagn otak kiri- & otak kanannya baru mulai tersambung. Otak kanan pada anak tumbuh lebih dulu drpd otak kiri. Oatak akanan adalah otak yg digunakan utk proses visual. Sementara kegiatan membaca sebenarnya lebih banyak memerlukan/mengguanak otak kiri. Nah, utk anak-anak yg belajar membaca terlalu cepat, akan terbiasa menggunakan otak kanannya, tidak menggunakan logika (sebagai fungsi dr otak kiri), tetapi anak akan melihat huruf sebagai kumpulan ‘image’ (gambar), yg dikenali gambarnya/bentuknya, tetapi tidak/belum sampai dimengerti hubungan antar hurufnya. Mengapa karena mmg dr sisi perkembangan otaknya belum samapai kesana. Sebagian ahli mengkawatirkan bahwa, ketika anak besar kelak, dia tidak terlatih untuk membaca teks-teks yang kompleks/ rumit, padat, banyak, membaca dgn otak kanan akan terasa melelahkan.
  2. Pendapat yang kedua adalah, yang penting adalah anak suka atau menginginkannya. Karena jika anak suka/gembira, maka akan memicu terbukanya  syaraf otak/berkembang, krn anak melakukannya dengan gembira.

Kedua sudut pandang ini sepakat, bahwa belajar membaca TIDAK BOLEH DIPAKSAKAN, kalau memang belum siap proses ini justru akan MERUSAK proses mempelajari ketrampilan tsb.

Sebuah penelitian di New Zealand, meneliti anak-anak di usia 12 th yang diuji kemampuan literasinya (membaca, spelling, pemahaman terhadap bacaan). Anak anak dibagi dalam 2 kelompok. Anak yg belajar membaca di usia dini, & anak-anak yg belajar membaca di usia 7 th, ternyata kedua kelompok anak ini memiliki score yang sama.

VII.  TENTANG PELAJARAN BAHASA ASING

Fungsi bahasa adalah alat komunikasi, jadi yang penting utk dibangun adalah, kemampuan utk mengungkapkan perasaannya. Oleh karena itu lingkungan mememgang peranan yang sangat penting. Mempelajari bahasa yang paling efektif adalah berlangsung secara alami., maka jika ingin mengajarkan bahasa asing tools nya adalah keseharian. Apa yang dilihat anak, sering di dengar anak, anak sering terlibat, maka pengajaran bahasa asing akan lebih efektif.

VIII.  TENTANG ORANG TUA BEKERJA, APAKAH BISA HOME SCHOOLING

Yang paling tau, apakah kita bisa melakukan HS sebenarnya adalah kita sendiri. Jika sebagai orang tua bekerja, dirasa tidak memungkinkan untuk melakukan HS secara penuh, maka paling tidak kita bisa mengambil nilai-nilai & konsepnya. Karena senarnya hal yang paling mendasar dari HS adalah QUALITY TIME. Sepulang kantor sempatkan utk masih bisa berkegiatan bersama anak, dengan gembira, minimal bercanda & bermain bersama. Karena bagi anak-anak hal yang paling berharga adalh waktu kita orang tuanya, bukan mainan, harta dll.

Yak, demikianlah materi yang saya dapat dari webminar Home Schooling yang baru pertama kalinya saya ikuti ini. Banyak ilmu baru yang Insya Allah bermanfaat terutama dalam proses pengasuhan anak-anak saya.

Terus terang yang, beberapa hal yang membuat saya terkejut, salah satunya adalah masalah ‘sosialisasi’. Mungkin seperti kebanyakan orang tua, selama ini pengertian sosialisasi bagi saya, adalah bergaul dengan teman sebaya sedini mungkin. Anak pertama saya Abi (sekarang 5 tahun), sudah mulai bersekolah sejak umur 14 bulan, di sekolah bayi & balita di sebuah mal terkenal di daerah depok tempat tinggal kami. Salah satu alasan menyekolahkan abi ketika itu, ya karena saya percaya untuk melatih sosialisasinya, apalagi mengingat saya & suami bukan termasuk orang yang talkative, alias pemalu or pendiam, jadi tentunya saya menginginkan anak menjadi lebih supel & banyak teman dalam pergaulan nantinya. So, ilmu tentang ‘sosialisasi’ ini benar-benar merupakan hal yang baru bagi saya.

Sebelum mulai mencari tau & membaca-baca tentang home schooling, sebenernya saya sudah punya gagasan kalau nanti untuk anak kedua kami, yang sekarang masih di perut😀 .. tidak perlu sekolah sedini kakaknya. Alasan utamanya sebenrnya karn masalah biaya heheh .. karna kalo dihitung-hitung biaya pendidikan si kakak sampai saat ini yang bahkan belum sekolah beneran (artinya belm juga SD), sudah lumayan menguras kantong, krn selain sekolah juga ada les-les lain, yaitu les renang, les musik, & les mengaji. Saya sudah bisa membayangkan kalo nanti berdua adeknya gaya hidupnya masih sama, sekolah & les2nya banyak,  hmm pasti akan kerasa berat banget .. karna itu sejak beberapa tahun terkahir ini saya mengumpulkan materi bahan ajar yang didapat abi di sekolahnya, supaya nanti paling tidak ada ide or gambaran harus ngajarin apa ke adeknya.

Dan setelah baca-baca mengenai home schooling, apalagi setelah ikut webminar ini, saya semakin yakin kalau segala macam lembaga eksternal untuk mendidik anak di luar rumah itu sebnarnya tidak perlu/ tidak penting-penting amat. Karena HS terutama utk usia dini ternyata tidak serumit yang saya bayangkan. Kalaupun nanti si adek tidak sekolah TK pun (apalagi sekolah bayi & preschool) insya Allah saya akan berusaha untuk siap. Tapi untuk kegiatan kursus yg sifatnya ketrampilan spesifik seperti les renang & musik, saya masih merasa cukup berguna krn kami orang tuanya sendiri tidak punya ketrampilan tersebut, tapi saya setuju kalau semua kursus harus didasari oleh rasa happy.

Minggu depan, materi akan dilanjutkan untuk hal-hal teknisnya. Apa yang bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, kurilulumnya dll .. Can’t wait for next season ^^ ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s